Siang siang buka pesbuk kemudian lihat sebuah status yang dibuat oleh Wayan Jengki Sunarta tentang lukisan wayang beber. Terusik keinginan untuk memindahkan ke blog ini untuk memperlengkap isi dari be4rt.com yg telah lama tidak update. Dengan seijinya pula aku  mengkopi statusnya untuk aku posting.

Pengalaman beliau tentang lukisan wayang beber

Lukisan ini berjudul “Perkawinan Raden Panji dan Dewi Sekartaji” (40 x 40 cm, Adegan 24) karya Mas Ngabehi Musafiq Prasetyo (alm). Musafiq lahir di Klaten, Jawa Tengah, 1947. Dia lulusan Sekolah Menengah Seni Rupa Indonesia (SMSRI). Dia bergabung dengan Sanggar Bambu sejak tahun 1980-an. Selain pelukis, dia adalah dalang Wayang Beber terkemuka. Wayang Beber adalah suatu jenis pertunjukan wayang memakai media lukisan wayang di atas kanvas/kain. Dia melukis sendiri adegan-adegan Wayang Beber yang dipentaskannya.

(more…)

Jika anda mendengar begitu banyaknya direktori seni rupa yang tumbuh di berbagai daerah maupun di belantara maya yang hampir tiap orang mampu untuk mewujutkanya.

direktori seni rupaMungkin ini bisa saja tumbuh dengan nama Yogyakarta, Bandung, Surakarta, Surabaya maupun Bali. Anda mungkin bertanya tanya tentang apa itu direktori seni rupa. be4rt.com belum akan mengulas lebih dalam tentang apa itu direktori seni rupa secara rinci, namun setidaknya akan ada sedikit gambaran tentang itu di artikel ini.

Anda mungkin salah satu dari insan yang mencintai menggambar atau melukis. (more…)

Karya Seni Kriya

Batik adalah karya seni kirya

Karya seni kriya yang sering disebut sebagai karya kerajinan ternyata banyak mempunyai peran penting dalam perkembangan seni rupa terapan. Mengingat seni kriya sendiri juga sebagai aliran seni rupa. Namun menurut pengalaman pribadi sangat sulit saya temuan argumen dari Kamus dan Referensi bahwa kerajinan menggambarkan sebagai bentuk seni atau kerajinan sebagai seni, jika Anda ragu, silakan tanyakan diri pribadi Anda sendiri atau cari informasi/sumber belajar atau mungking anda bisa googling sendiri.

(more…)

MELINTASI BATASMELINTASI BATAS Artspirasi Buruh MigranMedia massa dalam beberapa tahun terakhir telah banyak mengangkat tentang derita buruh migran. Bahkan bisa dikatakan media telah menjadi tulang punggung proses advokasi terhadap kelompok ini, tanpa pemberitahuan media mungkin masalah buruh migran tetap menjadi kabar burung. Meski demikian sektor ini sampai sekarang masih tetap belum dianggap sebagai masalah yg harus diprioritaskan.

Persoalan ini memang masih kurang dapat perhatian baik dari kalangan masyarakat umum, penyelenggara negara, ataupun aktivis HAM. Pada kenyataannya buruh migran dan segala permasalahannya masih sangat dimarjinalkan. Memang posisi (more…)

NUMBERS IN THE SKY setidaknya demikian tertulis seutuhnya pada undangan event di pesbuk

Jogja Contemporary mempersembahkan:

Numbers in the Sky
Pameran Tunggal Agus ‘Baqul’ Purnomo
11 April – 2 Mei 2012

Agus Baqul Purnomo NUMBERS IN THE SKYKita memandang ke langit setiap hari. Sekilas pandang menyadarkan kita akan waktu, suasana cuaca. Memandang lama menyebabkan aneka emosi dari membosankan hingga menakjubkan saat kita menghubungkan pikiran kita pada kebesaran Alam. Gambaran-gambaran ini memiliki kekuatan untuk membangkitkan aspek yang luar biasa dan spiritual dalam kehidupan. Selama berabad-abad para seniman telah merespon warna malam dan terang siang pun tangkapan inderawi atas bintang, bulan, awan, angin dan hujan. Lama kelamaan, baik sebagai subjek atau latar keberadaan manusia, langit dalam seni, telah menjadi sebuah metafora yang akrab bagi emosi puitis. Agus ‘Baqul’ Purnomo telah, selama bertahun-tahun, (more…)

SEMBILAN FEBRUARI
Oleh: Landung Simatupang
SEMBILAN FEBRUARIEmpat tahun silam, seorang arkeolog yang pegawai negeri, bekerja di kantor pemerintah yang mengurus peninggalan kesejarahan & kepurbakalaan, ditemukan terkapar di selokan drainase di bilangan utara Jogja bersama sepedamotor tuanya. SEMBILAN FEBRUARI

Ia, Lambang Babar Purnomo, usianya mendekati usia pensiun PNS, wafat meninggalkan seorang istri dan empat anak. SEMBILAN FEBRUARI

Hari masih pagi benar ketika itu. Lambang dalam perjalanan pulang, sudah hampir sampai, seusai beramah-tamah dengan sejumlah teman sejawatnya di bagian lain Jogja. SEMBILAN FEBRUARI

(more…)