Posts Tagged → budaya
Pentas Teater LOKET (Jean Tardieu)
Pentas Teater LOKET (Jean Tardieu) Produksi Kelompok 108 Denpasar:
Tempat : Gedung Pramuka Renon – Denpasar (Selatan Samsat Renon-Denpasar)
Waktu : 20.00 WITA
Sutradara : Kurniawan Adiputra
Aktor : I Putu Gede Indra Pharusa
Indra Purnama
Artistik : Dedi dwiyanto
Penata Cahaya : Maulana P Dandiasri
Tentang Loket
Loket adalah naskah absurd yang di tulis oleh Jean Tardieu. Loket bercerita tentang Calon Penumpang yang meminta informasi pada seorang penjaga loket disebuah stasiun kereta api. Drama dimulai ketika petugas penjaga loket memberikan nomer antrian 3640 padahal calon penumpang tersebut sendirian. sambil tertegun calon penumpang itu menunggu panggilan.
Agusis: Pameran Tunggal Lukisan Agus Siswanto
Agusis Pameran Tunggal DI TeMBI
TeMBI Rumah Budaya sebagai rumah dokumentasi dan informasi sejarah dan budaya serta tempat lahirnya karya kreatif berbasis budaya lokal yang berkualitas. Kali ini menggelar Pameran Tunggal Lukis, Agus Siswanto. Mengambil tema Batik Mendunia” Ayah dari seorang putri kelahiran Solo 25 Agustus 1972 lulusan Kriya Kayu Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta ini menampilkan sekitar 20-an karya lukis. Agusis, begitu ia biasa dipanggil seperti memotret berbagai aktifitas dunia batik, mulai dari berbagai potret proses pembuatan batik, jual beli sampai tampilnya batik di ajang Internasional dimana batik dikenakan oleh para pemimpin dari berbagai negeri.
Karya Seni Kriya Bukan Kerajinan Semata
Karya seni kriya yang sering disebut sebagai karya kerajinan ternyata banyak mempunyai peran penting dalam perkembangan seni rupa terapan. Mengingat seni kriya sendiri juga sebagai aliran seni rupa. Namun menurut pengalaman pribadi sangat sulit saya temuan argumen dari Kamus dan Referensi bahwa kerajinan menggambarkan sebagai bentuk seni atau kerajinan sebagai seni, jika Anda ragu, silakan tanyakan diri pribadi Anda sendiri atau cari informasi/sumber belajar atau mungking anda bisa googling sendiri.
MELINTASI BATAS oleh Artspirasi Buruh Migran
MELINTASI BATAS
Media massa dalam beberapa tahun terakhir telah banyak mengangkat tentang derita buruh migran. Bahkan bisa dikatakan media telah menjadi tulang punggung proses advokasi terhadap kelompok ini, tanpa pemberitahuan media mungkin masalah buruh migran tetap menjadi kabar burung. Meski demikian sektor ini sampai sekarang masih tetap belum dianggap sebagai masalah yg harus diprioritaskan.
Persoalan ini memang masih kurang dapat perhatian baik dari kalangan masyarakat umum, penyelenggara negara, ataupun aktivis HAM. Pada kenyataannya buruh migran dan segala permasalahannya masih sangat dimarjinalkan. Memang posisi Continue reading →
Agus ‘Baqul’ Purnomo: NUMBERS IN THE SKY
NUMBERS IN THE SKY setidaknya demikian tertulis seutuhnya pada undangan event di pesbuk
Jogja Contemporary mempersembahkan:
Numbers in the Sky
Pameran Tunggal Agus ‘Baqul’ Purnomo
11 April – 2 Mei 2012
Kita memandang ke langit setiap hari. Sekilas pandang menyadarkan kita akan waktu, suasana cuaca. Memandang lama menyebabkan aneka emosi dari membosankan hingga menakjubkan saat kita menghubungkan pikiran kita pada kebesaran Alam. Gambaran-gambaran ini memiliki kekuatan untuk membangkitkan aspek yang luar biasa dan spiritual dalam kehidupan. Selama berabad-abad para seniman telah merespon warna malam dan terang siang pun tangkapan inderawi atas bintang, bulan, awan, angin dan hujan. Lama kelamaan, baik sebagai subjek atau latar keberadaan manusia, langit dalam seni, telah menjadi sebuah metafora yang akrab bagi emosi puitis. Agus ‘Baqul’ Purnomo telah, selama bertahun-tahun, Continue reading →
SEMBILAN FEBRUARI
SEMBILAN FEBRUARI
Oleh: Landung Simatupang
Empat tahun silam, seorang arkeolog yang pegawai negeri, bekerja di kantor pemerintah yang mengurus peninggalan kesejarahan & kepurbakalaan, ditemukan terkapar di selokan drainase di bilangan utara Jogja bersama sepedamotor tuanya.
Ia, Lambang Babar Purnomo, usianya mendekati usia pensiun PNS, wafat meninggalkan seorang istri dan empat anak.
Hari masih pagi benar ketika itu. Lambang dalam perjalanan pulang, sudah hampir sampai, seusai beramah-tamah dengan sejumlah teman sejawatnya di bagian lain Jogja.





