Walaupun hidup di alam raya ini selalu berhubungan di tata cara yang banyak warnanya itulah dinamika Kebudayaan, tapi meski kita samua bisa menggelar wacana seperti apa hidup ini menurut kebudayaan dan punya pola pandang sendiri-sendiri masalah ini. Tapi kebudayaan di tulisan ini bukan masalah kebudayaan yang menunjuk pada budaya di daerah regional mana atau di mana, tapi kebudayaan dalam pandangan universal dan menurut pola pandang dari berbagai nara sumber.
Maka mari kita coba mengulas seperti apa menurut pandangan dari para ahlinya dulu, yang smoga para ahli ini tadi sudah mengadakan sak dengah penelitian-penelitian yang baku dan bisa dipertanggung jawabakan tentang wacana tersebut, dan sedikit yang pernah aku baca dalam masalah kebudayaan yaitu:
Menurut Prof. Koentjoroningrat wujud kebudayaan ini di bagi menjadi tiga unsur yaitu :
- Kebudayaan idiil, mewujudkan adat tata kelakuan atau adat-istiadat.
- Sistem Sosial, mewujudkan perjalanan dengan pola pada manusia yang sifatnya nyata, bisa di lihat, bisa dipotret dan bisa di dokumentasi.
- Kebudayaan Fisik, hasil karya manusia yang berujud barang-barang kebutuhan manusia yang beraneka ragam.
Dalam tiga unsur ini intinya di dua warna yaitu:
- Barang-barang yang bisa di sentuh atau yang ketingaling mata atau kasat mata.
- Barang-barang yang sifatnya abstrak, yang tak bisa di sentuh atau tidak kasat mata.
Sebutan adat tata kelakuan ini mempunyai tugas mengatur, menentukan dan menunjukan pada manusia di masyarakat biar tindakan baek dalam bermasyarakat. Adat kelakuan ini tak kelihatan atau bisa di sentuh tangan, yang bisa di lihat atau dinilai yaitu tindakan manusia di dalam bermasyarakat atau interaksi.
Sistem Sosial :
Sistem sosial artinya tentang kelakuan sikap manusia berdasarkan pola atau model dan gaya di dalam masyarakat.Sistem yaitu suatu jaringan yang erat hubunganya dalam salah satu bab tertentu yang tak bisa di pisah antara satu dan satunya, seperti mempunyai pengaruh sehingga dengan cara gotong royong yang menjadikan semua menjadi selaras, serasi, seimbang dan menghasilkan suatu cita-cita yang dituju.
Kebudayaan Fisik :
Kebudayaan yang berujud barang eksakta, nyata, bisa di sentuh tangan dan mewujudkan barang-barang kebutuhan manusia.Ugi peninggalan sejarah seperti Candhi Borobudur, Tembok besar China.Selain barang-barang kuna tadi kebudayaan selalu berjalan seperti roda hingga jaman sekarang seperti adanya HaPe
] , komputer.
Wujud kebudayaan ketiga tersebut dalam kehidupan masyarakat tak bisa di pisahkan. yang seperti tadi tak lain di dalam kerjasamanya cipta, rasa, dan karsa yang mewujudkan sumber pokok dinamika kebudayaan.
Dinamika Kebudayaan
Dinamika Kebudayaan
Leave a Reply



No Comment
Be the first to respond!